Outing dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Magister Ilmu Biologi di wilayah konservasi mangrove Putri Menjangan, Desa Pejarakan, Singaraja, Bali.

Outing para staf dosen dan tenaga pendidik Program Studi Magister Ilmu Biologi semester ini memiliki tempat di ujung barat Pulau Bali, tepatnya di Dusun Batuampar, Desa Pejarakan, Kecamata Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada hari Rabu dan Kamis, 5-6 Juli 2017.A� Outing ini dimaksudkan untuk melepas rutinitas, refreshing dan perayaan rasa syukur telah terakreditasi A pada bulan Mei 2017. Moment ini dimanfaatkan pula dengan melakukan pengabdian masyarakat dan penjajagan kerjasama pendidikan dan penelitian di kawasan mangrove Dusun Batuampar, dipandu oleh tim dari Nature Conservation Forum Putri Menjangan.

Perjalanan dimulai pagi hari pukul 6.00 wita, dengan persembahyangan di Pura Kampus Sudirman sebagai ungkapan rasa syukur S2 Biologi telah terakreditasi.A� Selanjutnya rombongan dosen dan tenaga pendidik yang berjumlah 30 orang meluncur menuju Bukit Hexon, Gobleg.A� Di Bukit Hexon rombongan beristirahat sambil berfoto a�� foto dan menikmati indahnya kawasan Bedugul dengan Bukit Kembar dan danau kembar, ditemani teh/kopi hangat dan pisang goreng coklat keju.A� Pukul 10.30 rombongan melanjutkan perjalanan dan makan siang di Lesehan Pencar Desa Gondol di tepi Pantai Gondol.A� Pukul 2.00 siang perjalanan dilanjutkan dengan bersembahyang di Pura Pulaki dan Pura Pemuteran. Pukul 3.00 sore rombongan tiba di Banana leaf Hostel, tempat yang sangat nyaman untuk menginap bersama grup besar.A� Hostel ini memiliki standar internasional dan menjalankan prinsip ecolodge (penginapan berwawasan lingkungan).

Malam hari setelah makan malam, staf Udayana melakukan pertemuan dengan tim Nature Conservation Forum (NCF) Putri Menjangan untuk saling berkenalan dan mengetahui aktivitas yang telah dilakukan NCF di kawasan mangrove Putri Menjangan.A� Pada kesempatan ini NCF menyampaikan beberapa permasalahan dalam upaya mereka untuk melakukan konservasi di kawasan tersebut.

Pukul 8.00 pagi keesokan harinya, rombongan UNUD didampingi tim NCF menuju kawasan Putri Menjangan. Dari hasil pengamatan langsung di lokasi tersebut, berbagai spesies mangrove ditemukan, berbagai jenis moluska yang sudah langka di Denpasar juga teridentifikasi.A� Lokasi ini memiliki pemandangan yang sangat indah, alami, pantai yang sangat bersih dan tidak ada sampah plastik, walaupun tampak terumbu karang sebagian telah hancur mungkin akibat aktivitas pengeboman ikan dimasa lalu.A� Ada bagian dimana mangrove telah dibabat habis menjadi tambak oleh pihak ketiga namun terbengkalai.A� Lokasi ini perlu mendapat perhatian dinas terkait.A� Dapat disimpulkan potensi lokasi Putri Menjangan sebagai wisata edukasi sangat tinggi. Lokasi ini sangat potensial untuk eksplorasi, penelitian, praktikum, praktek kerja lapangan flora dan fauna pesisir.A� Dalam waktu dekat beberapa staf dosen berencana melakukan penelitian dan mendokumentasikan jenis mangrove, moluska, karang yang ada di lokasi tersebut, yang nantinya bermanfaat sebagai informasi pendukung wisata edukasi di Putri Menjangan (iaa).

.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *