Workshop dan Pengabdian kepada masyarakat “Monitoring Kesehatan Terumbu Karang” Kerjasama S2 Biologi UNUD dengan Coral Watch, University of Queensland.

Pada  hari Jumat, 19 Juni 2015, Program Studi Magister Ilmu Biologi, bekerjasama dengan Coral Watch, University of Queensland, mengadakan workshop tentang monitoring kesehatan terumbu karang.  Kegiatan ini merupakan perwujudan kepedulian Program Studi dalam melestarikan dan menjaga kesehatan terumbu karang di Bali.  Workshop menghadirkan 4 pembicara yaitu Dr. Kyra Hay dan Ms Diana Kleine dari Coral Watch serta Pak Letra dari komunitas peduli terumbu karang Pantai Pandawa, dan Ibu Pariama Hutasoit dari NDRF (Nusa Dua Reef Foundation). Coral Watch http://www.coralwatch.org/web/guest adalah badan riset milik University of Queensland yang mengkhususkan pada penelitian terumbu karang dan kegiatan – kegiatan penyelamatan serta monitoring terumbu karang.

Workshop yang diadakan sejak pagi hingga sore hari dihadiri 150 orang peserta dari staf dosen, mahasiswa S1 Biologi dan Perikanan, mahasiswa S2 Biologi dan S2 lingkungan, serta dari pemerintah daerah dan LSM yang bergerak di bidang terumbu karang.  Workshop berjalan lancar, banyak diskusi mengenai pemutihan karang dalam kaitannya dengan perubahan iklim.

Kegiatan workshop dirangkaikan dengan pengabdian kepada masyarakat di Pantai Pandawa, Badung, Bali, keesokan harinya, tanggal 20 Juni 2015.  Kegiatan dimulai pukul 3 sore dengan penjelasan oleh Dr. Kyra Hay dan MS Diana Kleine mengenai macam – macam bentuk terumbu karang dan penggunaan kartu monitoring terumbu karang untuk mengetahui pemutihan karang (coral bleaching) di area tersebut.  Selanjutnya mahasiwa terjun langsung ke lapang dan memonitor kesehatan karang seputar Pantai Pandawa.  Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman karang pada terumbu buatan yang dipandu oleh Pak Letra dan Ibu Pariama.  Kegiatan dihadiri sekitar 100 orang mahasiswa, staf dosen, masyarakat dan pengunjung Pantai Pandawa.  Diharapkan workshop dan pengabdian ini meningkatkan kesadaran (awareness) seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang di sepanjang pesisir pantai di Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>