TAMAN BEGONIA

TAMAN BEGONIA, LEMBANG, BANDUNG, JAWA BARAT

Oleh :

  1. Suryaningsih (1492261011)
  2. Debora Margareth (1592261004)
  3. Wina Andriani (1592261006)
  4. Desy Kartika (1592261007)
  5. Mirah Dwidaputri (1592261018)

Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebagai salah satu Mata Kuliah di Magister Ilmu Biologi Universitas Udayana kali ini berkesempatan untuk mengunjungi Kota Bandung. PKL diadakan sejak tanggal 29 – 31 Mei 2016 dengan peserta mahasiswa Magister Ilmu Biologi Udayana bersama beberapa dosen pengajar. Hari pertama, pada tanggal 29 Mei, rombongan mengunjungi Taman Begonia yang merupakan sebuah kawasan yang didirikan dengan salah satu tujuannya yaitu untuk memperkaya pengetahuan Florikultura Indonesia. Taman Begonia berdiri sejak Januari 2014 di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektar. Harga tiket masuk untuk dapat menikmati taman ini tidak terlalu mahal, cukup dengan membayar 10.000 rupiah. Hanya saja para pengunjung yang membawa kamera SLR akan dikenakan biaya 50.000 rupiah setiap kameranya. Uniknya ketika masuk ke Taman ini akan dipinjamkan topi pandan seperti petani-petani bunga. Jam operasional Taman ini dari pukul 08.00- 17.00.

Tidak hanya tanaman Begonia saja, namun juga dilengkapi dengan aneka macam bunga-bunga taman seperti Bunga Celosia, Melampodium, Bunga Impatiens, Bunga Salvia, Bunga Geranium, dan masih banyak jenis bunga lainnya. Diberi nama Taman Begonia karena di Taman Bunga yang ada di dataran tinggi Lembang ini didominasi oleh salah satu komoditas unggulan dan primadona taman ini yaitu Bunga Balinea. Balinea adalah tanaman tropis dengan adaptasi yang luas. Tanaman ini sangat cocok untuk ditanam dalam jumlah besar sebagai tanaman hias, cocok untuk taman kota, hotel, dan pekarangan. Keunggulan tanaman ini adalah berbunga lebat sepanjang musim, tahan cuaca panas dan hujan, cocok ditempatkan dimana saja, dan cocok untuk dataran tinggi dan rendah.

Teknik pemeliharaan balinea meliputi penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Balinea cocok ditanam pada pot besar dan dengan jumlah yang banyak. Pengendalian hama dan penyakit di Taman ini dilakukan sanitasi yang tepat dan menghindari penggunaan pestisida berlebihan.

Bunga Balinea berdaun hijau

 Bunga Balinea berdaun hijau

Bunga Balinea berdaun hijau

Bunga merah berdaun perak

Bunga merah berdaun perak

Bunga merah muda berdaun perak

Bunga merah muda berdaun perak

Hal lain yang makin mempercantik Taman ini adalah Kreasi Takiron. Takiron merupakan material pengganti bambu untuk pertanian yang ramah lingkungan, ringan, kuat dan tahan lama, serta mudah dalam pemasangan, perawatan dan pembongkaran. Takiron merupakan material yang serbaguna, baik sebagai bahan pendukung untuk pertanian maupun untuk kreasi tanaman dan lainnya. Takiron mudah diterapkan dan membantu dalam berkreasi. Berikut beberapa kreasi Takiron di Taman Begonia.

Taman Begonia Lembang berada di ketinggian 1200 Mdpl. Dirancang sebagai tempat budidaya aneka tanaman bunga sekaligus sebagai kawasan wisata alam hijau. Guna menunjang kawasan ini, maka dilengkapilah dengan beragam fasilitas bangunan yang memberi kesan nyaman bagi pengunjung. Taman Begonia tidak hanya menanam bermacam tanaman hias (bunga) saja, namun juga terdapat area kebun sayuran dan buah-buahan. serta salah satu fasilitas eksklusif yaitu cafe dengan menu makanan yang sayang untuk dilewatkan. Sambil makan dan minum wisatawan akan bisa menikmati udara pegunungan yang segar dan pemandangan taman bunga yang indah. Tidak hanya itu, sebagai kawasan wisata alam terpadu di Lembang. Taman Begonia wisatawan diberi cara berwisata yang unik dan asyik yaitu wisatawan diperbolehkan memetik buah-buahan sendiri di areal khusus perkebunan yang ada di sekitar taman Begonia. Sayuran yang sudah dipetik dikebun bisa langsung makan di tempat atau dibawa yang kemudian dimasak ditempat yang disediakan oleh pengelola taman. Sayuran yang ditanam di areal perkebunan Taman Begonia Lembang ini diantaranya cabe, jagung, terong ungu, tomat ceri, terong putih, kaktus, brokoli, dan tanaman sayuran lainnya khas dataran tinggi pegunungan di Lembang.

Berkunjung ke taman Begonia ini juga menambah wawasan kami mengenai cara menata pekarangan rumah dan memanfaatkan barang bekas sebagai pot-pot bunga dan sayuran. Beberapa bunga dan sayuran ditanam vertical untuk menghemat tempat namun memperindah taman. Pembuatan bedengan sebagai lahan tanamannya pun ditata sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan serasi.

Para mahasiswa dan para dosen sangat senang dapat berkunjung ke taman begonia di lembang yang sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan tentang florikultura serta menikmati udara yang sejuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>